LOMBA JINGLE MARINE GUMMY 2015

Salah satu peserta dari SDN 1 Kupang Teba Teluk Betung


Bambu Kuning Square Bandar Lampung, Mei 2015
Suasana pagi sekitar stasiun kereta api Tanjung Karang pada hari Minggu (31 Mei 2015) sedikit berbeda dengan hari biasanya. Ratusan anak-anak ditemani orang tuanya terlihat datang berbondong menuju gedung serba guna Bambu Kuning Square (BKS) yang bersebelahan dengan stasiun kereta. Tak ayal hal ini menarik perhatian para penumpang kereta jurusan Palembang – Tanjung karang yang baru tiba. Namun dengan banyaknya umbul-umbul yang terpasang disekitar halaman Bambu Kuning Square para penumpang jadi maklum dan mengetahui bahwa di gedung itu akan dilangsungkan acara lomba Jingle Marine Gummy, seperti juga yang tertulis di Spanduk-spanduk tema disekitar lokasi acara.

Memang gedung BKS yang pada hari itu digunakan sebagai tempat pelaksanaan acara Final Lomba Jingle Marine Gummy – Radio Rajawali tak beda layaknya seperti sebuah halaman sekolah yang dipenuhi oleh anak-anak. Namun bedanya anak-anak yang berada dihalaman BKS kali ini tidak mengenakan seragam sekolah yang sama. Tapi mengenakan kostum yang berbeda-beda sesuai dengan kelompok anak-anak itu sebagai peserta Grand Final lomba jingle marine gummy. Ada yang berseragam olah raga, berseragam tari balet, berseragam layaknya Cheerleaders, dan bahkan ada yang berseragam rompi batik khas Indonesia.

Sementara melongok kedalam ruangan gedung serba guna, terlihat beberapa orang panitia sedang sibuk mempersiapkan property kebutuhan lomba. Mulai dari mempersiapkan form registrasi peserta, goody bag atau bingkisan untuk peserta, sampai pada tata sound system penunjang acara tersebut.

Acara yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 24 April itu diikuti oleh 50 kelompok finalis. Dari 50 kelompok finalis hanya 37 peserta yang melaksanakan registrasi. Yang terdiri dari 13 kategori Taman Kanak-kanak, dan 24 kategori Sekolah Dasar.

“Memang semula kami menjadwalkan pelaksanaan final ini pada tanggal 24 april. Namun karena pada waktu itu banyak sekali sekolah TK yang sedang melakukan kegiatan-kegiatan lomba yang lain, dan juga ulangan pertengahan bagi sekolah dasar, maka kami mundurkan jadwal pelaksanaannya pada hari ini 31 Mei 2015” Kata Tri Agung AMP selaku koordinator acara.

“Dari lima puluh kelompok yang berhasil masuk Grand Final, ada tiga belas kelompok yang tidak melakukan registrasi”. Kata Agung lagi.

Ditambahkannya pula bahwa kelompok yang tidak melakukan registrasi ulang kebanyakan dari kelompok TK. Dua belas kategori TK dan satu dari kategori SD.

Acara lomba dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama didahului dengan pelaksanaan lomba untuk kategori Taman Kanak-kanak. Penampilan pertama diawali dengan performa dari kelompok dengan nomor urut delapan. Yaitu peserta dari sekolah taman kanak-kanak Immanuel Bandar Lampung.  Mereka tampil dengan baik mambawakan Jingle Marine Gummy yang diiringi oleh permainan Keyboard Ekky dari Rissa Electone. Dikategori  TK ini banyak sekali kelucuan-kelucuan yang terjadi, seperti para peserta yang lupa syairnya, hanya berdiri diam tanpa menyanyi, Bahkan ada juga seorang peserta kesenangan memukul-mukul Mikropon sambil tertawa-tawa bercanda dengan teman sekelompok yang berdiri  disebelahnya. Namun tidak menampik pula bahwa dari sekian kelompok TK yang tampil ada yang menampilkan performa yang cukup baik, layaknya bukan kelompok TK.

Setelah kelompok TK selesai lomba dilanjutkan dengan sesi kedua untuk kelompok Sekolah Dasar. Di kelompok ini terlihat lebih terasa persaingannya antar kelompok. Dibuka dengan penampilan nomor urut satu dari sekolah dasar Bodhisattva yang membawakan Jingle dangan tekhnik olah vocal yang baik untuk setingkat sekolah dasar. Namun sayangnya tidak dibarengi dengan penguasaan tempo irama yang baik. Sehingga masih terdengar kurang sempurna.

Selanjutnya kelompok nomor urut dua dari SDN 2 Pahoman menunjukan kebolehannanya membawakan jingle Marine Gummy. Dikelompok ini tampak kekompakan hanya pada gerakannya saja. Namun masih kurang terjadi kekompakan sesama anggota kelompok di lagunya.

Ada hal menarik yang ditampilkan oleh salah satu kelompok peserta. Yakni Kelompok dari SDN 1 Teluk Betung dengan nomor urut 14. Kelompok ini diakhir membawakan jingle melakukan improvisasi yang tidak dilakukan kelompok lain. Mereka melakukan Yel-yel dengan cukup semangat. Sehingga penonton yang hadirpun memberikan applause untuk hal ini.

Dari keseluruhan penampilan peserta nampaknya mereka semua memang menguasai dan hafal betul syair dari jingle marine gummy. Bahkan Sampai Tagline nya pun mereka semua mengetahuinya. Hal ini dibuktikan ketika MC yang memandu acara Indhira Wulan dan Krisna bertanya pada mereka apa Tagline atau slogan marine Gummy, dengan serempak mereka menjawab “Lautan ide disetiap gigitan”.

Dari hasil akhir Grand Final Jingle Marine Gummy ini. Juara pertama untuk kategori TK diraih oleh kelompok dari TK Bodhisattva Teluk Betung. Juara kedua kelompok dari TK Wellington Kedamaian, dan juara ketiga diraih oleh kelompok dari TK Immanuel Teluk Betung.

Untuk kategori Sekolah Dasar, SD Fransiskus Pahoman berhasil menyabet dua juara. Juara pertama  dan juara ketiga. Sedangkan kedua diraih Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah Negeri 9 Tanjung Karang. Untuk juara Harapan kategori SD diraih oleh SDN 4 Gedung Air Tanjung Karang.

Untuk hadiah sendiri panitia menyediakan hadiah berupa Uang tunai untuk masing-masing  kategori. Juara pertama berhak atas uang tunai sebesar 1 juta 500 ribu rupiah, juara kedua 1 juta dan juara ketiga 500 ribu rupiah. Untuk juara harapan panitia memberikan 300 ribu rupiah.

Komentar